Surat perjanjian yang diduga merupakan kontrak Evan Dimas itu dipublikasikan oleh @Footballnesia. Tidak semua kontrak dipublikasikan, hanya ada dua foto yang menggambarkan kontrak pemain berusia 18 tahun tersebut.
Gambar yang pertama merupakan bagian depan perjanjian kontrak tersebut. Sedangkan yang kedua tampak tanda tangan Evan Dimas di atas materai. Perjanjian tersebut juga ditandatangani CEO Persebaya 1927, Cholid Goromah.
Sebelumnya, Evan Dimas tidak terlalu mengkhawatirkan statusnya sebagai pesepak bola. Dia lebih memilih untuk mementingkan urusan Timnas Indonesia U-19 yang bakal berlaga pada ajang Piala AFC U-19 di Myanmar, tahun depan.
Status kapten Timnas Indonesia U-19 itu sebagai pemain menjadi perbincangan di dunia sepak bola. Pasalnya, Evan Dimas memperkuat Persebaya 1927, klub yang tidak diakui oleh PSSI sesuai dengan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, 17 Maret lalu.
Persebaya 1927 merupakan klub yang berlaga di kompetisi Indonesian Premier Legaue (IPL). Dalam konsep penyatuan liga, PSSI sudah menjabarkan empat tahap, dimulai dari menyusun regulasi, verifikasi klub (November-Desember), finalisasi jumlah klub peserta kompetisi pada Desember, dan peluncuran kompetisi baru pada Januari 2014.
No comments:
Post a Comment