Monday, 30 September 2013

Jelang Pertandingan Indonesia vs Manchester United

Dalam tajuk "Battle of RED", 23 Oktober 2013 menjadi tanggal dimana The Red Devils akan menghadapi pasukan Merah Putih yang punya simbol Garuda di dadanya. Ini adalah adalah perang para legends, Manchester United RED vs Indonesia RED! Berikut ini adalah segala informasi yang Anda butuhkan tentang laga sepakbola Manchester United vs Indonesia di GBK Oktober 2013. Kapan pertandingannya, bagaimana rangkaian acara Battle of RED, berapa harga tiket dan dimana membelinya, hingga siapa saja pemain yang akan bermain... Battle of RED menjadi 'judul' event ini. Cukup keren, karena RED tidak hanya diartikan sebagai warna merah yang merupakan kebanggaan masing-masing tim. RED juga dimaknai sebagai Retired Extremely Dangerous. Yap, ini adalah pertandingan eksklusif yang akan menampilkan para eks-bintang persepakbolaan Indonesia dan Manchester United. Beberapa pemain memang masih aktif bermain di level klub, tapi tetap diikutkan dalam tim Retired Extremely Dangerous karena telah pensiun dari tim nasional. Jika ungkapan 'Form is temporary, class is permanent' itu benar, maka bisa dipastikan mereka masih akan menunjukkan tontonan berkelas. Pertandingan Manchester United Legends vs Indonesia Legends akan dilaksanakan 23 Oktober 2013, dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno {SU GBK). Laga ini akan disiarkan langsung oleh MNC TV sebagai official broadcaster. Jadi tidak usah terlalu khawatir untuk yang tidak bisa datang ke stadion, aksi mereka masih bisa dinikmati di layar televisi. Nama-nama legendaris The Red Devils akan bermain di Battle of RED melawan timnas Indonesia. Ada the Great Dane Peter Schmeichel yang konon hanya dengan berteriak saja sudah bisa meruntuhkan mental para striker, duet center back era 90an David May dan Ronnie Johnsen, hingga si keling nan murah senyum Dwight Yorke yang sangat produktif saat United meraih treble winners 1999. Skuad Manchester United selangkapnya, yang telah dikonfirmasi kehadirannya: Peter Schmeichel, Dwight Yorke, Paul Parker, Ronnie Johnsen, David May, Lee Sharpe, Clayton Blackmore, Jesper Blomqvist, Keith Gillespie, David Johnson, Ben Thornley, dan Lee Martin. Masih ada nama lain yang belum dikonfirmasi kepastiannya: Eric Cantona, Roy Keane, Paul Scholes, Michael Owen, Louis Saha. Informasi ini akan diupdate setelah ada konfirmasi pasti dari promotor event, bukan desas-desus semata. Tidak cuma Manchester United yang punya legenda. Di ranah persepakbolaan nasional, kita juga memiliki pemain-pemain yang pernah menjadi bintang. Ada Hendro Kartiko yang pernah berjuluk Fabien Barthez-nya Asia, Kurnia Sandi yang pernah berguru di Sampdoria, sang kapten legendaris Bambang Pamungkas, hingga Bima Sakti si pemilik tendangan geledek. Skuad Indonesia selengkapnya, mereka yang akan menghadapi Manchester United Legends: Hendro Kartiko, Kurnia Sandi, Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Isnan Ali, Charis Julianto, Bejo Sugiantoro, Erol FX Iba, Bima Sakti, Ponaryo Astaman, Firman Utina, M. Ridwan, Budi Sudharsono, Anang Ma’ruf, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Gendut Doni, Zaenal Arif. Tim ini akan dilatih oleh Danurwindo. Ini bukanlah event satu malam yang hanya terdiri dari satu pertandingan sepakbola, tapi juga dilengkapi beberapa kegiatan yang mudah-mudahan saja bermanfaat untuk persepakbolaan nasional. Para legenda Manchester United dijadwalkan akan tiba di Jakarta pada 22 Oktober 2013. Mereka dijadwalkan mengisi rangkaian acara edukasi sepakbola lewat Coaching Clinic untuk berbagi pengalaman jayanya di kompetisi sebesar English Premier League serta Champions League, hingga acara makan malam bersama dalam event Gala Dinner. Dan untuk para suporter Manchester United di Indonesia, akan disediakan acara Signing Session khusus untuk mendapatkan tanda tangan para legenda The Red Devils. Nah, untuk Anda yang ingin menonton langsung pertandingan Manchester United Legends vs Indonesia RED, ini dia informasi yang akan Anda butuhkan. Harga tiket pertandingan Battle of RED: Manchester United Legends vs Indonesia RED cukup lumayan. Paling murah 55 ribu Rupiah, dan paling mahal 1 juta Rupiah. Rincian harga tiket selengkapnya: VVIP : 1.000.000 VIP Barat : 475.000 VIP Timur : 370.000 Kelas 1 : 225.000 Kelas 2: 140.000 Tribun Atas: 55.000 Tambahan informasi: Denah lokasi tiket dan tempat duduknya di stadion, bisa dilihat pada gambar: Dimana tempat beli tiket Battle of RED: Manchester United Legends vs Indonesia RED? Tiket bisa dibeli secara online di situs www.indotix.com, atau outlet indotix yang tersedia. Sejak tulisan ini dibuat, pembelian tiket sudah bisa dilakukan. Promotor hanya menyediakan 30.000 tiket, jika belum habis bisa dibeli menjelang pertandingan di komplek SUGBK. Sekedar informasi, gerbang stadion akan dibuka pukul 5 sore. Event Battle of RED: Manchester United Legends vs Indonesia RED ini dipromotori oleh MC Pro Enterprise. Jika Anda butuh keterangan lebih lanjut dan detil, ada beberapa saluran komunikasi dan informasi yang bisa digunakan: Situs resminya di www.mcproenterprise.com Twitter resminya di @MCProEnterprise Bisa juga pantau kabar terbaru lewat hashtag #BattleOfRed di twitter Demikian infonya, semoga bermanfaat. Selamat menikmati Battle of RED! Manchester United Legends vs Indonesia Legends! Battle of RED, Retired Extremely Dangerous. Jadwal Pertandingan Skuad Manchester United Legen

Sunday, 29 September 2013

CCM menilai sikap wasit yang kurang profesional

Arema Indonesia menang 2-1 atas Central Coast Mariners (CCM) pada final Menpora Cup di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (29/9/2013). Gol CCM diciptakan Marcos Flores pada menit ke-45, sementara gol Arema dicetak Kayamba Gumbs (42', 52'). Semua gol Arema merupakan hasil eksekusi hadiah penalti. Hadiah penalti pertama diberikan setelah kapten CCM Jhon Hutchinson dinilai wasit Oki Dwi Putra Senjaya melanggar Greg Nwakolo. Hadiah penalti kedua diberikan setelah seorang pemain CCM dinilai wasit Oki melakukan handsball. Asisten pelatih CCM Phill Moss menilai wasit Oki tidak memimpin laga secara adil. Moss pun mengaku menyesal tampil di final Menpora Cup 2013. Meski begitu, ia mengaku tak dendam, baik kepada wasit maupun Arema. "Pertama kali terima kasih kepada tim. Akan tetapi saya melihat, lebih baik tidak mengikuti pertandingan jika tidak berjalan fair. Lebih baik pulang empat hari lalu ke Australia. Perlakuan wasit dalam pertandingan tidak bagus. Selain itu, kita tidak punya pemain pengganti," ujar Moss. "Kita sudah bermain dengan baik. Kita juga dapat support dari pelatih kepala di Australia bahwa kita sudah bermain bagus. Pemain tidak ada masalah. Pemain kita meninggalkan anak istri. Jika tahu kondisi di lapangan seperti ini, lebih baik pulang lebih awal." "Kita adalah pemenang terbaik di Australia. Kita sudah berharap wasit fair. Tapi masih saja tidak bagus. Di luar pertandingan, kita sudah saling memaafkan. Setelah pertandingan usai, kita tidak ada persoalan dengan wasit atau Arema," tutur Moss. by.eckooy

Piala mempora di raih Arema Indonesia

Malang: Arema Malang menjuaraiturnamensepak bolaPialaMenporasetelahunggul2-1 atas CentralCost Mariners Australia. Padapertandinganfinalyang dilangsungkandiStadionKanjuruhan, Malang,JawaTimur,Minggu(29/9),dua golSingo EdanAremadiborong melalui penaltiKeithKayambaGumbs dimenit ke-40dan53. SedangkanCost Mariners hanya mampumembalas satugolyang dilesakkanMarcos Flores beberapa saat sebelumjeda. by.eckooy

Indonesia gagal meraih emas

Timnas sepak bola Indonesia gagal mempersembahkan emas di ajang ISG 2013 Palembang setelah takluk 1-2 dari Maroko di laga pamungkas. Tim Merah Putih yang diwakili Timnas U-23 mengawali laga yang digelar di Stadion Jaka Baring Palembang, Minggu (29/9), dengan unggul dulu. Pertandingan baru berjalan sembilan menit, Indonesia sudah unggul melalui penalti Alfin Tuasalamony. Penalti itu didapat setelah kiper Maroko melanggar gelandang Indonesia Bayu Gatra. Keunggulan itu mampu dipertahankan Indonesia hingga jeda. Namun Maroko terus menggempur pertahanan Indonesia, sekaligus ingin membalas kekalahan 0-1 yang mereka derita di duel penyisihan grup. Gol Maroko akhirnya hadir melalui sebuah kemelut di depan gawang Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga. El Jaaouani Mohammed menyamakan kedudukan di menit ke-72. Selang 10 menit kemudian, El Karti Walid yang menggetarkan jala gawang Kurnia Meiga. Ketinggalan 1-2, Skuat Merah Putih yang dipoles Rahmad Darmawan mencoba menyamakan kedudukan. Andik Vermansyah memiliki kesempatan itu ketika dua kali tendangan bebasnya membentur mistar. Sebelumnya Andik juga mampu menerobos lini pertahanan Maroko dan melepaskan tendangan ke tiang jauh. Sayang, tendangannya melenceng tipis dari tiang gawang. By.eckooy

Saturday, 28 September 2013

Bravo Timnas U23

-PALEMBANG---Timnas Indonesia U-23 membutuhkan dukungan penonton saat menjalani pertandingan final pada Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 melawan Maroko di Stadion Jakabaring, Palembang, Ahad (29/9). Bahkan arsitek Tim Garuda Muda, Rahmad Darmawan di Palembang, Sabtu, mempunyai harapan stadion dipenuhi dengan penonton Indonesia. Hal ini jdilakukan agar memberikan semangat pada Andik Vermansyah dan kawan-kawan saat bertanding. "Semoga stadion ini dipenuhi penonton pada pertandingan final besok," kata pelatih Indonesia yang akrab dipanggil RD itu. Keinginan RD ini bukan tanpa alasan karena selama babak penyisihan hingga semifinal, dukungan terhadap Timnas Indonesia sangat minim. Stadion berkapasitas sekitar 23 ribu penonton hanya terisi rata-rata 5 ribu penonton. Keinginan untuk mendapatkan dukungan penuh juga disampaikan oleh dokter timnas, Nanang Tri Wahyudi. Menurut dia, dukungan dari penonton dapat meningkatkan motivasi dan mental pemain, apalagi timnas sebelumnya bermain dengan menguras tenaga. "Mental paling penting. Jika bermain dengan senang maka motivasi akan meningkat. Mereka akan bermain dengan senang," katanya di sela memimpin sesi pemulihan pemain timnas di Hotel Graha Sriwijaya. Selain berharap dukungan penonton, dia juga menyiapkan tim dengan baik yang salah satunya dengan mempercepat kebugaran pemain. Semua pemain terutama pemain inti saat menghadapi Turki diberikan "treatment" khusus. "Memang tidak bisa dikembalikan 100 persen jika dilihat dari waktu yang ada. Tapi minimal 80 persen kebugaran pemain sudah kembali. Makanya mereka butuh dukungan agar psikologis peman tetap terjaga," katanya menambahkan. Keinginan Timnas Indonesia untuk mendapatkan dukungan dari banyak penonton langsung direspon oleh panitia nasional Pekan Olahraga Solidaritas Islam itu. Panitia berencana menurunkan harga tiket dari harga sebelumnya. "Memang benar. Ada penurunkan harga tiket. Saat ini mekanismenya masih akan dibahas. Yang jelas pada final nanti proses 'ticketing' berbeda," kata panpel lokal pertandingan sepak bola, Taufik Hidayat.

AREMA CALON JUARA MENPORA CUP

Ketajaman Cristian Gonzales dalam merobek jala gawang lawan menjadi perhatian khusus Central Coast Mariners FC. Jelang pertemuan mereka dalam partai puncak Menpora Cup, Minggu (29/09), El Loco -julukan Gonzales-menjadi pemain yang paling diwaspadai kubu Mariners dari Arema Cronous. Mariners sendiri -bermodal gelar jawara Grup A-bakal menghadapi Arema Cronous, yang merupakan kampiun Grup B, di FInal Menpora Cup, Minggu (29/09). Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, mulai 18.00 WIB. Sementara itu, menjelang laga ini, fokus Mariners terbelah. Pasalnya, mereka juga harus membagi amunisi dengan menjalani laga di Australia. Akibatnya, menjelang partai puncak ini, mereka tinggal menyisakan 12 pemain saja. "Pemain yang dibawa pulang adalah mereka yang akan bermain di turnamen di Australia ini," sambung Moss. Namun, pria kelahiran Inggris ini mengaku bahwa para pemainnya siap untuk menjelang laga melawan Greg Nwokolo dan kawan-kawan ini. 12 pemain Mariners yang dibawa ke Malang berada dalam kondisi siap tempur. "Kondisi para pemain bagus. Kami siap menghadapi pertandingan ini termasuk bermain di hadapan 40 ribu orang suporter lawan," tandas Moss. kemungkinan dengan keterbatasan para pemain yang dimiliki central coast mariners, arema indonesia bisa menjadi pemenangnya.