Thursday, 19 December 2013

INDONESIA AKHIRNYA MENANG lawan MALAYSIA lewat ADU FINALTI

Gol Bayu Gatra di menit 30 membuat hasil pertandingan timnas Indonesia vs Malaysia di semifinal Sepak bola SEA Games 2013 di babak pertama ditutup dengan skor 1-0. Bermain cantik sepanjang 45 menit, cakar Garuda Muda yang cuma lolos sebagai runner-up grup B sukses mencabik Harimau Muda yang sempat impresif di babak penyisihan grup.

Dalam duel Indonesia vs Malaysia, pelatih Rahmad Darmawan menurunkan formasi yang sukses membuat Garuda Muda lebih hidup kala melawan Myanmar. Di depan, ada Yandi Sofyan dan Fandi Eko Utomo. Sementara, Kurnia Meiga kembali menjadi pilihan utama di depan gawang.



Harimau Muda mencoba melakukan alternatif dengan menambah seorang Mohd Rozaimi di barisan penyerang sebelum laga berlangsung satu jam. Setelah deadlokc cukup lama, di menit 84, berawal dari sebuah tendangan sudut, Thamil Arasu yang tidak dikawal siapa pun di kotak penalti, bebas melepaskan tembakan ke gawang Kurnia Meiga. Konsentrasi bocor yang harus dibayar mahal.

1-1 selama 90 menit, laga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Cedera yang menimpa Andik membuatnya yang datang dari bangku cadangan, ditarik dan diganti oleh Feri Pahabol. Kelelahan tampak terlihat jelas dari kedua tim. Umpan-umpan yang salah semakin sering terjadi. Tak ayal lagi, adu penalti menjadi penentu.

Eksekutor pertama adalah Thamil, dan tendangannya sukses diblok Kurnia Meiga. Alfin Tuasalamony sukses mengecoh Izham. Penendang berikutnya, Shahrul Saad juga bisa dibendung. Diego Michiels mulus-mulus saja dalam ekseksusi.

Nazmi Faiz membuat Kurnia Meiga salah langkah. Manahati Lestusen melakukan panenka yang melambung tinggi. Fadli Sas kemudian kembali menipu Meiga. Penendang keempat Indonesia, Yandi Sofyan sukses.

Rozaimi memaksakan keadaan. Namun, eksekutor kelima Yohanes Pahabol memastikan tiket ke final. 5-4! Garuda Muda berjaya!

Tuesday, 29 October 2013

Musim depan formasi Persib tetap sama

Untuk menghadapi kompetisi musim depan, Persib Bandung merombak komposisi pemain. Beberapa pemain tak lagi dikontrak. Sebagai gantinya, pemain-pemain baru didatangkan.

Pemain yang sudah pasti dilepas adalah empat pemain asing, Abanda Herman, Mbida Messi, Kenji Adachihara, dan Hilton Moreira. Pemain lokal yang tak dipertahankan adalah Cecep Supriatna, Aang Suparman, dan Airlangga Sutjipto.

Pemain baru yang akan berseragam Persib adalah Tantan, Ahmad Jufriyanto, dan Ferdinand Alfred Sinaga. Sisanya belum disebutkan secara resmi oleh Persib.

Datangnya pemain-pemain baru menurut pelatih Persib Djadjang Nurdjaman tak bakal mengubah skema permainan yang selama ini diusungnya. "Untuk skema, tidak jauh berbeda dengan musim lalu," ujar pelatih yang akrab dipanggil Djanur ini akhir pekan lalu.

Untuk di lini belakang, misalnya, Djanur mengatakan akan tetap memasang empat pemain. Di musim lalu, empat bek yang mengawal lini pertahanan adalah Supardi Nasir, Abanda, Naser Al Sebay, dan Tony Sucipto.

Dengan tak dipertahankannya Abanda, ada pemain lain yang akan menggantikannya. Dan Djanur dikabarkan tengah mencari bek impor untuk menemani Naser yang bakal dipertahankan andai kuota pemain asing 3+1. "Untuk di lini tengah, bisa dipasang empat pemain," tutur mantan pemain Persib era perserikatan ini.

Tapi, ini juga nantinya disesuaikan dengan formasi yang dipasang serta lawan yang dihadapi. "Bisa 4-4-2, 4-2-3-1 atau 4-3-3," ujar Djanur. Djanur tidak menganggap hal ini menjadi masalah. Para pemain Persib menurutnya sudah mengerti dengan pola permainan yang diusungnya. Di Liga Super Indonesia (LSI) musim 2013, Djanur kadang memakai pola 4-4-2 atau 4-3-3 yang lebih agresif.


Saturday, 19 October 2013

Fernindan Sinaga merapat ke Persib Bandung

Perburuan Persib Bandung untuk mendapatkan striker Persisam Samarinda, Ferdinand Sinaga, akhirnya membuahkan hasil. Penyerang jebolan Persib junior itu resmi bergabung dalam skuad tim berjuluk "Maung Bandung".

Kepastian bergabungnya Ferdinand untuk musim depan dikatakan oleh Pelatih Persib Bandung Djajang Nurdjaman. "Ferdinand sudah deal dengan kita dan dipastikan memperkuat Persib musim ini," kata Djadjang di Bandung, Jumat (18/10/2013).

Djajang menambahkan, bergabungnya Ferdinand dipastikan telah menutup perburuan pemain lokal setelah sebelumnya mendapatkan dua pemain Sriwijaya FC yaitu Tantan dan Ahmad Jufrianto. Djadjang masih enggan membeberkan satu nama pemain lokal lainnya.

Sebenarnya, lanjut Djadjang, Persisam Samarinda berniat untuk mempertahankan Ferdinand di tim berjuluk "Pesut Mahakam" itu. Namun Ferdinand memilih untuk pulang ke Bandung dan membela Persib Bandung yang pernah membesarkannya dulu.

"Persisam sebenarnya ingin mempertahankan, tapi itu hak dia untuk menentukan. Alasannya sih, karena dia dibesarkan di Bandung, jadi dia ingin pulang kampung," pungkas Djajang.

Evan Dimas resmi dikontrak

Surat perjanjian yang diduga merupakan kontrak Evan Dimas itu dipublikasikan oleh @Footballnesia. Tidak semua kontrak dipublikasikan, hanya ada dua foto yang menggambarkan kontrak pemain berusia 18 tahun tersebut.

Gambar yang pertama merupakan bagian depan perjanjian kontrak tersebut. Sedangkan yang kedua tampak tanda tangan Evan Dimas di atas materai. Perjanjian tersebut juga ditandatangani CEO Persebaya 1927, Cholid Goromah.

Sebelumnya, Evan Dimas tidak terlalu mengkhawatirkan statusnya sebagai pesepak bola. Dia lebih memilih untuk mementingkan urusan Timnas Indonesia U-19 yang bakal berlaga pada ajang Piala AFC U-19 di Myanmar, tahun depan.

Status kapten Timnas Indonesia U-19 itu sebagai pemain menjadi perbincangan di dunia sepak bola. Pasalnya, Evan Dimas memperkuat Persebaya 1927, klub yang tidak diakui oleh PSSI sesuai dengan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, 17 Maret lalu.

Persebaya 1927 merupakan klub yang berlaga di kompetisi Indonesian Premier Legaue (IPL). Dalam konsep penyatuan liga, PSSI sudah menjabarkan empat tahap, dimulai dari menyusun regulasi, verifikasi klub (November-Desember), finalisasi jumlah klub peserta kompetisi pada Desember, dan peluncuran kompetisi baru pada Januari 2014.

Daftar peringkat versi rangking FIFA

Setelah terus-menerus mengalami penurunan peringkat di rangking FIFA, akhirnya Oktober 2013 ini peringkat Timnas Indonesia kembali naik. Dari rilis terbaru di situs FIFA, Timnas Indonesia kini menempati peringkat 162 dunia dengan poin 120, atau naik 8 tingkat dibanding bulan September lalu.

Namun di banding beberapa negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia, Indonesia masih berada di bawah. Thailand misalnya, kini berada di peringkat 143 dunia dengan poin 181. Kemudian Vietnam di peringkat 151 dunia dengan poin 159. Singapura berada di peringkat 155 dunia dengan poin 149, dan Malaysia di peringkat 160 dunia dengan poin 137.

Yang mengejutkan, Filipina yang selama ini dikenal sebagai negara yang tidak terlalu menonjol di cabang sepakbola, justru memiliki peringkat tertinggi diantara semua negara Asia Tenggara. Filipina kini menempati peringkat 137 dunia dengan poin 213.

Sementara itu di jajaran 10 besar, Spanyol masih kokoh di rangking 1 dunia dengan poin 1513, disusul Jerman yang naik ke peringkat dua dunia, dan Argentina yang turun ke peringkat ketiga.

Sementara Italia yang bulan lalu berada di peringkat 5 dunia, kini turun ke peringkat 9, dan Brasil yang bulan lalu berada di peringkat 8, kini turun ke peringkat 11.

Rangking FIFA Oktober 2013

1 Spanyol 1513

2 Jerman 1311

3 Argentina 1266

4 Kolombia 1178

5 Belgia 1175

6 Uruguay 1164

7 Swiss 1138

8 Belanda 1136

8 Italia 1136

10 Inggris 1080

11 Brasil 1078

137 Filipina 213

143 Thailand 181

151 Vietnam 159

155 Singapura 149

160 Malaysia 137

162 Indonesia 120

by.eckoo

Monday, 14 October 2013

Evan dimas cetak hattrick

Tim Nasional Sepak Bola Garuda Muda U-19 menempati peringkat pertama pencarian di Google Indonesia pekan ini. Keberhasilan Timnas U-19 mengalahkan Laos 4--0 dan Korea Selatan 3--2 untuk masuk ke final AFC U19 2013 di Myanmar mendongkrak pencarian pengguna internet Indonesia tentang dunia sepak bola nasional. Hattrick yang dicetak Evan Dimas ke gawang Korea Selatan mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Asia U-19 di Myanmar. Tim Garuda Muda menjadi juara Grup G setelah mengkandaskan tin Negeri Ginseng 3-2. Gol pertama Evan Dimas dicetak di menit ke-30. Memanfaatkan umpan silang Ilham Udin, kapten timnas muda itu pun menceploskan bola ke gawang Korsel yang dijaga Lee Tahui. Gol ini langsung dibalas Korsel melalui titik putih. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai. Aksi Evan Dimas tak berhenti di babak pertama. Pada menit ke-49, babak ke-2, Evan Dimas kembali menjebol gawang Korsel dari tembakan jauh. Pada menit 87, Evan Dimas mencatatkan hat-trick miliknya. Melalui sepakan kaki kiri, Evan mengirim tembakan ke tiang jauh. Meski sudah unggul 3-1, Korsel masih memberikan perlawanan ketat kepada Tim Merah Putih. Tiga menit kemudian, Korsel mampu memperkecil ketinggalan menjadi 2-3. Aksi Evan Dimas ini langsung menjadi bahan pembicaraan di dunia maya. Nama Evan Dimas pun menjadi trending topics di jejaring sosial Twitter. by.eckooy

Friday, 11 October 2013

Prediksi Timnas u-19 vs korsel

Prediksi Indonesia U-19 Vs Korea Selatan yang bertanding pada 12 Oktober 2013 dalam kualifikasi Piala AFC U-19. Pelatih Laos Shandalaphone Liepvisay memberikan prediksi Korea Selatan Vs Indonesia U-19 sama kuat. Pelatih Laos Shandalaphone Liepvisay saat ditemui oleh Kabar24.com usai menggelar latihan di Lapangan ABC PSSI Senayan, Jakarta pada 11 Oktober 2013. Liepvisay mengatakan kekuatan Korea Selatan dan Indonesia sama-sama baik. “Korea Selatan punya taktik dan teknik permainan yang lebih baik dari Indonesia,” kata Liepvisay, sambil melepaskan kaos kaki dan ganti sepatu. Laos sudah merasakan dua tim yang akan bertemu hari Sabtu, 12 Oktober 2013 di Stadion Gelora Bung Karno. Laos menderita kekalahan sama-sama telak dari Indonesia dan Korea Selatan. Laos dikalahkan 4-0 oleh Indonesia, dan 5-1 oleh tim Korea Selatan. Kedua tim baik Korea Selatan maupun Indonesia sama-sama kuat. Kekuatan Timnas Indonesia sudah terbukti saat menjuarai Piala AFF U-19 di Jawa Timur September 2013 lalu. Kompetisi AFF U-19 dan AFC U-19 berbeda, satu di level Asia Tenggara (ASEAN) dan yang saat ini sedang berlangsung di level sepak bola Asia. “Indonesia juara AFF U-19, namun ini kompetisi yang berbeda. Ini kompetisi sepak bola Asia,” kata Liepvisay. “Indonesia merupakan tim yang bagus, skill dan teknik tim juga bagus,” kata Liepvisay. “Korea Selatan juga tim yang bagus. Tim yang kuat, skill, teknik, dan strategi juga baik,” kata Liepvisay. Dan Lay, sapaan akrap coach Laos itu, mengingatkan lagi bahwa Korea Selatan menjadi tim kuat di kompetisi sepak bola Asia yang levelnya berbeda dengan ASEAN. Pertandingan Indonesia Vs Korea Selatan akan berlangsung menarik. Lay pun antusias menyaksikan pertandingan keduanya. Dan, Coach Lay pun bersemangat mengungkapkan prediksi pertandingan tersebut. Coach Liepvisay rupanya pendukung Korea Selatan bukan Indonesia. Meskipun Liepvisay sadar Timnas Indonesia U-19 punya kualitas yang bagus. “Indonesia didukung suporter banyak. Indonesia bermain di rumahnya sendiri. Jadi sama-sama kuat,” kata Liepvisay, yang siapkan laga ketiga hadapi Filipina. Jadi Coach Liepvisay pilih mana nih? Siapa yang bakal menang? Coach Liepvisay pun berikan prediksi skor dan gol dalam pertandingan Korea Selatan Vs Indonesia. “Prediksi saya 1-1, 1-0, atau 1-2,” kata Liepvisay. Liepvisay pun sulit rupanya memutuskan prediksinya, meski ia mengatakan Korea Selatan yang akan menang dalam pertandingan dengan Indonesia. Prediksi Indonesia Vs Korea Selatan tampaknya sama-sama kuat. Jika salah satu tim harus menang, hasil gol akan berbeda tipis. (Kabar24.com)

Saturday, 5 October 2013

Arema pecundangi frankfrut fc 3-2

Arema yang tampil sebagai tim tuan rumah bermain agresif sejak menit pertama, aksi individu sering ditunjukan Greg Nwokolo cs kala menghadapi Frankfurt yang diwakili oleh tim U-23 mereka. Meski tidak diwakili oleh tim utama mereka, Frankfurt justru bermain lebih kolektif dan taktis dibandingkan Arema yang kerap lepas kendali karena kurangnya kekompakan antar individu. Namun Singo Edan acap kali mengancam gawang Frankfurt yang dikawal Aul Bach Marco. Gol pertama akhirnya tiba dari tim tuan rumah, pada menit ke-27 Christian Gonzales yang mendapatkan umpan terukur mampu mengontrol dengan baik dan mengelabui Aul Bach. Gol pun tercipta, skor 1-0 untuk Arema. Di menit ke-32 gol kembali terjadi, lagi dan lagi seorang Gonzales yang menjebol gawang Frankfurt, namun yang patut disanjung adalah aksi Greg Nwokolo yang membuat pertahanan Frankfurt disisi kanan kewalahan sebelum ia melepaskan umpan kepada Gonzales yang berbuah gol kedua. Eintracht Frankfurt II mencoba membalas pada menit ke-36, namun tandukan Albayeak terlalu pelan sehingga mudah diamankan oleh M Natshir. Tiga menit berselang, sepakan Wille Erik masih melebar dari gawang Arema. Hingga pada akhir babak pertama, Frankfurt mampu memperkecil kedudukan melalui eksekusi bola mati yang indah dari Dester Helweg. Skor 2-1 menandai selesainya babak pertama. Babak kedua dimulai dan Frankfurt nampaknya tak ingin kalah, mereka langsung tancap gas untuk mengejar defisit gol. Hasilnya, Frankfurt mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-47 lewat gol Wille Erik. Eintracht Frankfurt II yang menurunkan amunisi utama mereka pada laga ini terus menggempur Arema, namun lini belakang Arema terlalu solid sehingga gol pun tak lagi terjadi bagi Frankfurt. Walau lebih banyak mendapat tekanan, Arema kembali memperbesar keunggulan pada menit ke-70. Tembakan keras Kayamba Gumbs dari luar kotak penalti tak mamapu dibendung oleh kiper tim tamu. 3-2 untuk Arema. Menit ke-82 Arema harus bermain dengan sepuluh pemain karena Thierry Gathuesi mendapatkan kartu kuning kedua akibat melanggar salah satu pemain Eintracht Frankfurt. Skor 3-2 untuk Arema pun bertahan hingga peluit panjang akhir pertandingan. Eitracht Frankfurt II yang tiga hari sebelumnya menang melawan Singapura U-23 dengan skor 3-0, tak mampu mengulangi kemenangan mereka di Kanjuruhan, meski kali ini mereka mengeluarkan pasukan utama mereka. by.eckooy

Tuesday, 1 October 2013

Indonesia menang tipis lawan Fulham

Pertandingan Indonesia XI vs Fulham ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain Timnas Indonesia, seperti Firman Utina, Ponaryo Astaman, Tony Sucipto, Kiper Made, Titus Bonai, menguji kemampuan bermain sepak bola melawan klub Fulham U-21. Pemain Indonesia XI Greg Nwokolo berhasil mencetak gol ke gawang Fulham U-21 di menit ke-34 pada laga persahabatan Indonesia XI Vs Fulham U-21 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jogjakarta pada 1 Oktober, Pukul 20.00 WIB disiarkan MNC TV. Greg Nwokolo berhasil melewati empat pemain belakang Fulham U-21. Greg melakukan serangan dari sisi kanan. Greg berhasil mencetak gol dengan tendangan kaki kiri ke sebelah kiri kiper Fulham. Klub Fulham U-21, adalah para bibit muda sepak bola yang bermain di kompetisi sepak bola Inggris. Pertandingan kedua tim berjalan cukup menarik. Menjelang babak pertama usai, Timnas Indonesia XI terus memberikan tekanan ke Fulham. Titus Bonai dan Greg Nwokolo terus melakukan penetrasi dan menembus lini belakang Fulham. Hingga peluit terakhir babak pertama usai, skor tetap 1-0. Indonesia unggul sementara. by.eckoy

Monday, 30 September 2013

Jelang Pertandingan Indonesia vs Manchester United

Dalam tajuk "Battle of RED", 23 Oktober 2013 menjadi tanggal dimana The Red Devils akan menghadapi pasukan Merah Putih yang punya simbol Garuda di dadanya. Ini adalah adalah perang para legends, Manchester United RED vs Indonesia RED! Berikut ini adalah segala informasi yang Anda butuhkan tentang laga sepakbola Manchester United vs Indonesia di GBK Oktober 2013. Kapan pertandingannya, bagaimana rangkaian acara Battle of RED, berapa harga tiket dan dimana membelinya, hingga siapa saja pemain yang akan bermain... Battle of RED menjadi 'judul' event ini. Cukup keren, karena RED tidak hanya diartikan sebagai warna merah yang merupakan kebanggaan masing-masing tim. RED juga dimaknai sebagai Retired Extremely Dangerous. Yap, ini adalah pertandingan eksklusif yang akan menampilkan para eks-bintang persepakbolaan Indonesia dan Manchester United. Beberapa pemain memang masih aktif bermain di level klub, tapi tetap diikutkan dalam tim Retired Extremely Dangerous karena telah pensiun dari tim nasional. Jika ungkapan 'Form is temporary, class is permanent' itu benar, maka bisa dipastikan mereka masih akan menunjukkan tontonan berkelas. Pertandingan Manchester United Legends vs Indonesia Legends akan dilaksanakan 23 Oktober 2013, dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno {SU GBK). Laga ini akan disiarkan langsung oleh MNC TV sebagai official broadcaster. Jadi tidak usah terlalu khawatir untuk yang tidak bisa datang ke stadion, aksi mereka masih bisa dinikmati di layar televisi. Nama-nama legendaris The Red Devils akan bermain di Battle of RED melawan timnas Indonesia. Ada the Great Dane Peter Schmeichel yang konon hanya dengan berteriak saja sudah bisa meruntuhkan mental para striker, duet center back era 90an David May dan Ronnie Johnsen, hingga si keling nan murah senyum Dwight Yorke yang sangat produktif saat United meraih treble winners 1999. Skuad Manchester United selangkapnya, yang telah dikonfirmasi kehadirannya: Peter Schmeichel, Dwight Yorke, Paul Parker, Ronnie Johnsen, David May, Lee Sharpe, Clayton Blackmore, Jesper Blomqvist, Keith Gillespie, David Johnson, Ben Thornley, dan Lee Martin. Masih ada nama lain yang belum dikonfirmasi kepastiannya: Eric Cantona, Roy Keane, Paul Scholes, Michael Owen, Louis Saha. Informasi ini akan diupdate setelah ada konfirmasi pasti dari promotor event, bukan desas-desus semata. Tidak cuma Manchester United yang punya legenda. Di ranah persepakbolaan nasional, kita juga memiliki pemain-pemain yang pernah menjadi bintang. Ada Hendro Kartiko yang pernah berjuluk Fabien Barthez-nya Asia, Kurnia Sandi yang pernah berguru di Sampdoria, sang kapten legendaris Bambang Pamungkas, hingga Bima Sakti si pemilik tendangan geledek. Skuad Indonesia selengkapnya, mereka yang akan menghadapi Manchester United Legends: Hendro Kartiko, Kurnia Sandi, Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Isnan Ali, Charis Julianto, Bejo Sugiantoro, Erol FX Iba, Bima Sakti, Ponaryo Astaman, Firman Utina, M. Ridwan, Budi Sudharsono, Anang Ma’ruf, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Gendut Doni, Zaenal Arif. Tim ini akan dilatih oleh Danurwindo. Ini bukanlah event satu malam yang hanya terdiri dari satu pertandingan sepakbola, tapi juga dilengkapi beberapa kegiatan yang mudah-mudahan saja bermanfaat untuk persepakbolaan nasional. Para legenda Manchester United dijadwalkan akan tiba di Jakarta pada 22 Oktober 2013. Mereka dijadwalkan mengisi rangkaian acara edukasi sepakbola lewat Coaching Clinic untuk berbagi pengalaman jayanya di kompetisi sebesar English Premier League serta Champions League, hingga acara makan malam bersama dalam event Gala Dinner. Dan untuk para suporter Manchester United di Indonesia, akan disediakan acara Signing Session khusus untuk mendapatkan tanda tangan para legenda The Red Devils. Nah, untuk Anda yang ingin menonton langsung pertandingan Manchester United Legends vs Indonesia RED, ini dia informasi yang akan Anda butuhkan. Harga tiket pertandingan Battle of RED: Manchester United Legends vs Indonesia RED cukup lumayan. Paling murah 55 ribu Rupiah, dan paling mahal 1 juta Rupiah. Rincian harga tiket selengkapnya: VVIP : 1.000.000 VIP Barat : 475.000 VIP Timur : 370.000 Kelas 1 : 225.000 Kelas 2: 140.000 Tribun Atas: 55.000 Tambahan informasi: Denah lokasi tiket dan tempat duduknya di stadion, bisa dilihat pada gambar: Dimana tempat beli tiket Battle of RED: Manchester United Legends vs Indonesia RED? Tiket bisa dibeli secara online di situs www.indotix.com, atau outlet indotix yang tersedia. Sejak tulisan ini dibuat, pembelian tiket sudah bisa dilakukan. Promotor hanya menyediakan 30.000 tiket, jika belum habis bisa dibeli menjelang pertandingan di komplek SUGBK. Sekedar informasi, gerbang stadion akan dibuka pukul 5 sore. Event Battle of RED: Manchester United Legends vs Indonesia RED ini dipromotori oleh MC Pro Enterprise. Jika Anda butuh keterangan lebih lanjut dan detil, ada beberapa saluran komunikasi dan informasi yang bisa digunakan: Situs resminya di www.mcproenterprise.com Twitter resminya di @MCProEnterprise Bisa juga pantau kabar terbaru lewat hashtag #BattleOfRed di twitter Demikian infonya, semoga bermanfaat. Selamat menikmati Battle of RED! Manchester United Legends vs Indonesia Legends! Battle of RED, Retired Extremely Dangerous. Jadwal Pertandingan Skuad Manchester United Legen

Sunday, 29 September 2013

CCM menilai sikap wasit yang kurang profesional

Arema Indonesia menang 2-1 atas Central Coast Mariners (CCM) pada final Menpora Cup di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (29/9/2013). Gol CCM diciptakan Marcos Flores pada menit ke-45, sementara gol Arema dicetak Kayamba Gumbs (42', 52'). Semua gol Arema merupakan hasil eksekusi hadiah penalti. Hadiah penalti pertama diberikan setelah kapten CCM Jhon Hutchinson dinilai wasit Oki Dwi Putra Senjaya melanggar Greg Nwakolo. Hadiah penalti kedua diberikan setelah seorang pemain CCM dinilai wasit Oki melakukan handsball. Asisten pelatih CCM Phill Moss menilai wasit Oki tidak memimpin laga secara adil. Moss pun mengaku menyesal tampil di final Menpora Cup 2013. Meski begitu, ia mengaku tak dendam, baik kepada wasit maupun Arema. "Pertama kali terima kasih kepada tim. Akan tetapi saya melihat, lebih baik tidak mengikuti pertandingan jika tidak berjalan fair. Lebih baik pulang empat hari lalu ke Australia. Perlakuan wasit dalam pertandingan tidak bagus. Selain itu, kita tidak punya pemain pengganti," ujar Moss. "Kita sudah bermain dengan baik. Kita juga dapat support dari pelatih kepala di Australia bahwa kita sudah bermain bagus. Pemain tidak ada masalah. Pemain kita meninggalkan anak istri. Jika tahu kondisi di lapangan seperti ini, lebih baik pulang lebih awal." "Kita adalah pemenang terbaik di Australia. Kita sudah berharap wasit fair. Tapi masih saja tidak bagus. Di luar pertandingan, kita sudah saling memaafkan. Setelah pertandingan usai, kita tidak ada persoalan dengan wasit atau Arema," tutur Moss. by.eckooy

Piala mempora di raih Arema Indonesia

Malang: Arema Malang menjuaraiturnamensepak bolaPialaMenporasetelahunggul2-1 atas CentralCost Mariners Australia. Padapertandinganfinalyang dilangsungkandiStadionKanjuruhan, Malang,JawaTimur,Minggu(29/9),dua golSingo EdanAremadiborong melalui penaltiKeithKayambaGumbs dimenit ke-40dan53. SedangkanCost Mariners hanya mampumembalas satugolyang dilesakkanMarcos Flores beberapa saat sebelumjeda. by.eckooy

Indonesia gagal meraih emas

Timnas sepak bola Indonesia gagal mempersembahkan emas di ajang ISG 2013 Palembang setelah takluk 1-2 dari Maroko di laga pamungkas. Tim Merah Putih yang diwakili Timnas U-23 mengawali laga yang digelar di Stadion Jaka Baring Palembang, Minggu (29/9), dengan unggul dulu. Pertandingan baru berjalan sembilan menit, Indonesia sudah unggul melalui penalti Alfin Tuasalamony. Penalti itu didapat setelah kiper Maroko melanggar gelandang Indonesia Bayu Gatra. Keunggulan itu mampu dipertahankan Indonesia hingga jeda. Namun Maroko terus menggempur pertahanan Indonesia, sekaligus ingin membalas kekalahan 0-1 yang mereka derita di duel penyisihan grup. Gol Maroko akhirnya hadir melalui sebuah kemelut di depan gawang Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga. El Jaaouani Mohammed menyamakan kedudukan di menit ke-72. Selang 10 menit kemudian, El Karti Walid yang menggetarkan jala gawang Kurnia Meiga. Ketinggalan 1-2, Skuat Merah Putih yang dipoles Rahmad Darmawan mencoba menyamakan kedudukan. Andik Vermansyah memiliki kesempatan itu ketika dua kali tendangan bebasnya membentur mistar. Sebelumnya Andik juga mampu menerobos lini pertahanan Maroko dan melepaskan tendangan ke tiang jauh. Sayang, tendangannya melenceng tipis dari tiang gawang. By.eckooy

Saturday, 28 September 2013

Bravo Timnas U23

-PALEMBANG---Timnas Indonesia U-23 membutuhkan dukungan penonton saat menjalani pertandingan final pada Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 melawan Maroko di Stadion Jakabaring, Palembang, Ahad (29/9). Bahkan arsitek Tim Garuda Muda, Rahmad Darmawan di Palembang, Sabtu, mempunyai harapan stadion dipenuhi dengan penonton Indonesia. Hal ini jdilakukan agar memberikan semangat pada Andik Vermansyah dan kawan-kawan saat bertanding. "Semoga stadion ini dipenuhi penonton pada pertandingan final besok," kata pelatih Indonesia yang akrab dipanggil RD itu. Keinginan RD ini bukan tanpa alasan karena selama babak penyisihan hingga semifinal, dukungan terhadap Timnas Indonesia sangat minim. Stadion berkapasitas sekitar 23 ribu penonton hanya terisi rata-rata 5 ribu penonton. Keinginan untuk mendapatkan dukungan penuh juga disampaikan oleh dokter timnas, Nanang Tri Wahyudi. Menurut dia, dukungan dari penonton dapat meningkatkan motivasi dan mental pemain, apalagi timnas sebelumnya bermain dengan menguras tenaga. "Mental paling penting. Jika bermain dengan senang maka motivasi akan meningkat. Mereka akan bermain dengan senang," katanya di sela memimpin sesi pemulihan pemain timnas di Hotel Graha Sriwijaya. Selain berharap dukungan penonton, dia juga menyiapkan tim dengan baik yang salah satunya dengan mempercepat kebugaran pemain. Semua pemain terutama pemain inti saat menghadapi Turki diberikan "treatment" khusus. "Memang tidak bisa dikembalikan 100 persen jika dilihat dari waktu yang ada. Tapi minimal 80 persen kebugaran pemain sudah kembali. Makanya mereka butuh dukungan agar psikologis peman tetap terjaga," katanya menambahkan. Keinginan Timnas Indonesia untuk mendapatkan dukungan dari banyak penonton langsung direspon oleh panitia nasional Pekan Olahraga Solidaritas Islam itu. Panitia berencana menurunkan harga tiket dari harga sebelumnya. "Memang benar. Ada penurunkan harga tiket. Saat ini mekanismenya masih akan dibahas. Yang jelas pada final nanti proses 'ticketing' berbeda," kata panpel lokal pertandingan sepak bola, Taufik Hidayat.

AREMA CALON JUARA MENPORA CUP

Ketajaman Cristian Gonzales dalam merobek jala gawang lawan menjadi perhatian khusus Central Coast Mariners FC. Jelang pertemuan mereka dalam partai puncak Menpora Cup, Minggu (29/09), El Loco -julukan Gonzales-menjadi pemain yang paling diwaspadai kubu Mariners dari Arema Cronous. Mariners sendiri -bermodal gelar jawara Grup A-bakal menghadapi Arema Cronous, yang merupakan kampiun Grup B, di FInal Menpora Cup, Minggu (29/09). Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, mulai 18.00 WIB. Sementara itu, menjelang laga ini, fokus Mariners terbelah. Pasalnya, mereka juga harus membagi amunisi dengan menjalani laga di Australia. Akibatnya, menjelang partai puncak ini, mereka tinggal menyisakan 12 pemain saja. "Pemain yang dibawa pulang adalah mereka yang akan bermain di turnamen di Australia ini," sambung Moss. Namun, pria kelahiran Inggris ini mengaku bahwa para pemainnya siap untuk menjelang laga melawan Greg Nwokolo dan kawan-kawan ini. 12 pemain Mariners yang dibawa ke Malang berada dalam kondisi siap tempur. "Kondisi para pemain bagus. Kami siap menghadapi pertandingan ini termasuk bermain di hadapan 40 ribu orang suporter lawan," tandas Moss. kemungkinan dengan keterbatasan para pemain yang dimiliki central coast mariners, arema indonesia bisa menjadi pemenangnya.